Duka Nestapa yang Sirna, Ketika Seragam Loreng Merajut Harapan di Ujung Sungkai Utara
Masyarakat dan Satgas Kodim 0412 bergotong royong bersama pada pembukaan Badan Jalan di Desa Baru Raharja.
Ketika fajar menyapa bumi Sungkai Utara, semburat jingga melukis harapan di atas hamparan daun singkong yang basah oleh embun pagi. Di tanah subur Lampung Utara, desau angin membawa cerita tentang keringat, ketulusan, dan pengabdian yang menyatu dalam detak nadi pembangunan.
Aroma tanah kering yang khas berbaur dengan wangi pelepah kelapa sawit dan manisnya hamparan tebu menyambut siapa saja yang melintasi jalan menuju Desa Baru Raharja. Desa seluas 853 hektare ini terletak sekitar empat kilometer dari ibu kota Kecamatan Sungkai Utara, sebuah wilayah agraris yang tenang namun menyimpan potensi ekonomi luar biasa dari peluh para petani dan pekebun.
Di desa inilah, potret kemanunggalan TNI dan rakyat diukir secara nyata melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara Tahun Anggaran 2026.
Sektor agraris yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat lokal sering kali terbentur oleh keterbatasan infrastruktur, terutama akses jalan ladang yang sulit dilewati saat musim penghujan tiba. Menjawab tantangan tersebut, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, sebanyak 215 personel gabungan yang terdiri dari TNI AD, TNI AU, TNI AL, Polri, Pemda, serta 75 warga desa bersatu padu di bawah tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa". Sinergi ini didukung penuh oleh anggaran dari TNI AD sebesar Rp 474,5 Juta dan APBD Kabupaten Lampung Utara senilai 1 Miliar Rupiah untuk memicu lompatan kesejahteraan.
Pembukaan Badan Jalan dengan ukuran Panjang 1.500 meter x lebar 7 meter Desa Baru Raharja
Meretas Keterbatasan Menuju Gerbang Kemandirian Ekonomi Desa
Akses transportasi yang layak adalah urat nadi bagi masyarakat Desa Baru Raharja yang mayoritas menggantungkan hidupnya dari hasil bumi. Sebelum program ini berjalan, para petani kerap mengeluhkan tingginya biaya logistik akibat kondisi jalan yang rusak parah dan berlumpur, terutama saat mengangkut hasil panen ubi kayu dan kelapa sawit.
Melalui sasaran fisik utama TMMD, dilakukan pembukaan badan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 7 meter yang menghubungkan antar-kecamatan Sungkai Utara dan Sungkai Tengah, serta menghubungkan Dusun 3 ke Dusun 4. Menggunakan alat berat seperti excavator, grader, dan vibro roller, jalur yang semula berupa belantara kini menjelma menjadi jalan yang kokoh dan fungsional.
Untuk menjaga ketahanan jalur baru tersebut, Satgas TMMD juga membangun talud pengaman sepanjang 20 meter serta tiga unit gorong-gorong plat cor berukuran 1x1x5 meter. Pembangunan drainase yang terencana ini bertujuan memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah erosi badan jalan saat cuaca ekstrem melanda wilayah pedesaan.
Kepala Desa Baru Raharja, Muhammad Iqbal, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya melihat perubahan drastis pada infrastruktur desanya. Akses yang kini terbuka lebar diyakini akan meningkatkan harga jual komoditas pertanian karena kendaraan angkut dapat langsung masuk ke area perladangan warga. "Sebelumnya saat hujan deras jalan sering becek dan tergenang sehingga sulit dilalui. Sekarang kondisinya jauh lebih baik, aliran air menjadi lancar dan kendaraan dapat melintas dengan lebih aman," ujar Kepala Desa Baru Raharja, dengan wajah penuh syukur.
TMMD ke 129 Kodim 0412/LU Gelar Penyuluhan Ekonomi Kerakyatan dan Agrobisnis UMKM BUMDES serta Indek Pertanaman PAJALE. Fondasi Jangka Panjang dan Asa Baru Pejabat Kabupaten. Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, kehadiran TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik yang bersifat sementara, melainkan sebuah stimulasi strategis untuk memicu pertumbuhan ekonomi yang mandiri. Investasi sosial ini diharapkan mampu mengubah wajah desa menjadi lebih produktif dan berdaya saing tinggi.
Pemerintah daerah melihat adanya keselarasan visi antara program kerja bupati dengan sasaran yang dieksekusi oleh Satgas TMMD ke-129. Kolaborasi anggaran yang dialokasikan terbukti efektif menghasilkan fasilitas publik bermutu tinggi yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat miskin.
Bupati Lampung Utara, H. Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan adalah kunci utama keberlanjutan program. Gotong royong yang tumbuh selama sebulan penuh ini harus dijadikan budaya tetap dalam merawat sarana-prasarana yang telah diserahterimakan agar tidak cepat rusak. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil TMMD ini dengan program pembinaan berkala melalui dinas-dinas terkait. Penguatan sektor pertanian, UMKM, dan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) akan menjadi prioritas pasca-kegiatan guna memastikan roda perekonomian terus berputar.
"Program TMMD Ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara di Desa Baru Raharja merupakan wujud nyata sinergi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat gotong royong, dan menumbuhkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Keberhasilan TMMD Ke-129 tidak boleh berhenti saat program ini ditutup, melainkan harus menjadi fondasi jangka panjang bagi kemandirian ekonomi desa," tegas Bupati.
Salah satu program Unggulan Kasad pembuatan MCK di Desa Baru Haharja
Sentuhan Humanis Unggulan KASAD Melalui Rumah dan Sanitasi Layak
Di sudut Desa Baru Raharja, kebahagiaan sejati terpancar dari wajah para penerima manfaat Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD). Program ini memprioritaskan aspek papan dan sanitasi melalui rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembuatan lima unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Rumah-rumah yang dahulunya reot, berdinding bambu lapuk, dan beratap bocor, kini telah berubah menjadi hunian yang sehat, kokoh, dan aman.
Para prajurit TNI dengan telaten memasang batako, memplester dinding, hingga mengganti atap agar warga dapat tidur nyenyak tanpa khawatir saat badai datang. Tidak kalah penting, pembuatan lima unit MCK baru menjadi tonggak perubahan pola hidup bersih dan sehat bagi keluarga prasejahtera di desa tersebut. Kehadiran sanitasi yang layak ini langsung memutus rantai penularan penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan pemukiman secara signifikan. Salah satu momen paling mengharukan dalam pelaksanaan TMMD kali ini terpotret jelas saat penyerahan kunci rumah selesai dipugar. Air mata kebahagiaan saksi bisu betapa program ini telah mengembalikan harkat dan kenyamanan hidup seorang warga senior di desa tersebut.
"Saya tidak tahu harus membalas kebaikan Bapak-bapak TNI dengan apa. Hanya doa yang bisa saya panjatkan. Terima kasih banyak kepada Satgas TMMD ke-129 Kodim 0412/LU yang telah peduli dan membangunkan rumah serta fasilitas MCK yang layak untuk saya di usia senja ini. Semoga Bapak-bapak sekalian selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap pengabdiannya kepada masyarakat," ungkap Ibu Landep, salah satu warga penerima manfaat RTLH, dengan mata berkaca-kaca penuh haru.
Momen Satgas TMMD Kodim 0412/LU Makan Siang Bareng Warga Baru Raharja, Menegakkan Kemanunggalan Melalui Pengabdian Tanpa Slogan
Bagi jajaran Kodim 0412/Lampung Utara, perintah untuk mengabdi di Desa Baru Raharja dilaksanakan dengan dedikasi total tanpa batas. Setiap prajurit diperintahkan untuk membaur, tinggal di rumah-rumah warga, dan merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat transmigran dan petani setempat.
Dansatgas TMMD ke-129 memastikan bahwa seluruh spesifikasi teknis bangunan fisik diawasi secara ketat agar tidak asal jadi. Penggunaan material bangunan dipilih yang terbaik karena TNI ingin mempersembahkan karya pengabdian yang paripurna dan berdaya guna tinggi bagi rakyat.
Hubungan yang terjalin antara personel Satgas dan warga bukan lagi sebatas hubungan formal petugas dan masyarakat, melainkan sudah seperti keluarga kandung. Makan siang bersama di bawah pohon sawit dan canda tawa di sela-sela mengaduk semen menjadi pemandangan indah setiap hharinya
Pengabdian ini juga menjadi pembuktian bahwa TNI Angkatan Darat selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, apa pun bentuknya. Melalui manajemen organisasi yang rapi, seluruh target fisik berhasil dirampungkan tepat waktu sebelum upacara penutupan dilaksanakan.
"Kehadiran prajurit di lapangan bukan sekadar slogan, melainkan bukti otentik komitmen TNI AD dalam membangun harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Seluruh program fisik dan nonfisik dikerjakan dengan penuh tanggung jawab demi memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat," ujar Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Roni Faturohman.
Sumur Bor TMMD Ke-129 Kodim 0412/LU Siap Dimanfaatkan warga Dusun Baru Raharja. Membasuh Dahaga Pedesaan Melalui Manunggal Air dan Pasar Murah, Air adalah sumber kehidupan, namun bagi sebagian warga Dusun Desa Baru Raharja, mendapatkan air bersih yang layak konsumsi saat musim kemarau adalah perjuangan berat. Menyadari hal tersebut, Program TNI Manunggal Air hadir membawa solusi nyata melalui pembuatan lima unit sumur bor strategis. Semburan air bersih yang keluar dari kedalaman tanah disambut sorak sorai gembira oleh anak-anak dan kaum ibu yang selama ini memikul jeriken berkilometer jauhnya. Sumur bor ini kini dilengkapi dengan tandon air penampung berkapasitas besar agar distribusinya merata ke rumah-rumah warga sekitar.
Hal ini selaras dengan perhatian besar Satgas TMMD pada ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan pokok harian warga desa. Distribusi bantuan non-fisik diwujudkan lewat pembagian 50 paket sembako gratis serta pelaksanaan pasar murah untuk menekan laju inflasi di tingkat desa.
Langkah taktis ini berhasil meringankan beban dapur para ibu rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif. Kehadiran TNI di tengah pemukiman benar-benar dirasakan sebagai pelindung sekaligus penyokong utama kehidupan sosial ekonomi warga pedesaan.
"Esensi utama dari Program TMMD Ke-129 bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan wadah krusial untuk membangun semangat gotong royong serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Korem 043/Gatam berkomitmen agar program ini mampu mendongkrak roda perekonomian pedesaan, memperbaiki tingkat kesehatan, dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal secara berkelanjutan," terang Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr.Han.
Ketua Tim Wasev Staf Khusus KSAD dari Mabesad, Brigjen TNI Anan Nurakhman, S.I.P. saat kunjungan ke Lokasi Manunggal Air di Desa Baru Raharja. Menggugah Jiwa Melalui Penyuluhan Non-Fisik dan Wawasan Kebangsaan, Membangun sebuah desa tidak boleh hanya berfokus pada benda mati dan pengerasan jalan, melainkan harus menyentuh pembangunan mental dan karakter manusianya. Oleh karena itu, sasaran non-fisik TMMD ke-129 menggelar serangkaian penyuluhan komprehensif yang melibatkan berbagai instansi ahli.
Materi penyuluhan dikemas secara menarik dan interaktif, meliputi Penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Bela Negara, Ekonomi Kerakyatan, hingga agribisnis UMKM dan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Warga diajarkan cara mengolah hasil singkong menjadi produk bernilai jual tinggi. Aspek ketertiban dan hukum juga disentuh melalui penyuluhan Kamtibmas, edukasi hukum pidana, bahaya laten narkoba, hingga sosialisasi UU Perkawinan untuk menekan angka pernikahan dini. Pelayanan langsung seperti sosialisasi kependudukan, pengobatan gratis untuk 100 orang, dan pelayanan KB juga diserbu warga. Tidak kalah krusial, Satgas memberikan perhatian khusus pada Penyuluhan Percepatan Penurunan Stunting guna menyelamatkan generasi masa depan desa. Tim kesehatan memberikan edukasi pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita untuk memutus rantai gizi buruk di Lampung Utara.
Ketua Tim Wasev Staf Khusus KSAD dari Mabesad, Brigjen TNI Anan Nurakhman, S.I.P. saat kunjungan ke Lokasi TMMD di Desa Baru Raharja memberikan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten dan warga yang ikut terlibat langsung.
"Atas Nama Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan seluruh komponen masyarakat atas kerja sama serta semangat gotong-royongnya,”ungkapnya
Ia berharap sasaran fisik dan non-fisik ini dapat mendorong tumbuhnya kreativitas masyarakat dalam mengangkat kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik, maju, sejahtera, dan mandiri, serta meningkatkan wawasan kebangsaan, patriotisme, dan kesadaran membela negara.
Pangdam XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) pada acara penutupan TMMD ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara; Program TMMD ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026). dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/RI, Mayjend TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), di lapangan SMPN 2 Sungkai Utara, Desa Baru Raharja, Kabupaten Lampung Utara.
Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kemanunggalan prajurit TNI/Polri, Pemda dan Jajarannya serta masyarakat setempat yang telah bekerja keras selama satu bulan penuh. “Hari ini saya melihat wajah-wajah tersenyum warga dan prajurit yang kulitnya legam tersengat matahari sebulan penuh. Saya tahu satu hal: kita telah berhasil. Selama satu bulan, tidak ada sekat antara seragam loreng dan baju petani. Ini bukti Pancasila yang bekerja secara nyata melalui gotong royong,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Pangdam juga berpesan agar seluruh fasilitas infrastruktur dan program unggulan KSAD yang telah diselesaikan dapat dijaga dan dirawat bersama oleh warga. “Jalan dan fasilitas yang sudah dibangun ini kini milik Bapak dan Ibu sekalian. Jaga baik-baik agar akses baru ini jadi pintu rezeki, hasil panen cepat sampai ke pasar, dan anak-anak bisa sekolah dengan aman,” lanjutnya.
Kini, ketika sang surya mulai condong ke barat dan langkah kaki para prajurit harus kembali ke kesatuan, Desa Baru Raharja tidak lagi sama. Jalan baru telah terbentang, rumah-rumah telah berdiri kokoh, dan air bersih telah mengalir laksana ketulusan pengabdian TNI yang akan selalu melekat di hati rakyat, abadi sepanjang waktu.
======================================SELESAI===============================





























Tidak ada komentar:
Posting Komentar