29 April 2026

Pengecoran Blok Angkur Jembatan Perintis Garuda Tulung Balak Masuki Tahap Vital.

LAMPUNG UTARA– Sinergi antara TNI dan masyarakat di pedalaman Tanjung Raja kian solid. Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja terus memacu progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah proyek infrastruktur strategis yang berada kawasan sungai Way Arum antara Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja.


Pada Rabu (29/04/2026), proyek ini memasuki fase teknis yang sangat esensial, yakni melanjutkan pengecoran blok beton Angkur. Tahap ini menjadi titik penentu kekuatan struktur jembatan gantung tersebut ke depan. 'ujar Babinsa Sertu Johansyah saat dilokasi".


Pantauan di lokasi sejak pukul 08.00 WIB menunjukkan aktivitas gotong royong yang intens di bantaran Sungai Way Arum terus dilakukan. Sebanyak lima personel Koramil 412-10/TJR berkolaborasi dengan masyarakat bergotong royong tampak kental saat para prajurit bahu- membahu bersama puluhan warga dari dua desa itu.


" Pengecoran blok angkur ini dilakukan dengan standar ketelitian yang tinggi. Blok ini berfungsi sebagai "Jangkar" utama penopang yang akan menahan beban tarik seluruh struktur jembatan ".


Kekuatan beton menjadi perhatian utama mengingat karakteristik Sungai Way Arum yang kental dengan keekstremannya, saat debit air melonjak dari kedalaman normal 2 meter hingga mencapai 6 meter saat cuaca buruk melanda kawasan hulu.


Bagi sekitar 270 Kepala Keluarga atau 450 jiwa penduduk di wilayah tersebut. Selama ini, keterbatasan akses infrastruktur menjadi kendala utama bagi mobilitas warga dalam aktivitas ekonomi maupun sosial.

Keterlibatan aktif personel Koramil dalam proyek ini merupakan implementasi nyata dari fungsi teritorial TNI sebagai motor penggerak pembangunan di daerah terpencil.


Kehadiran mereka tidak hanya memberikan fungsinya, tetapi juga menyelesaikan proyek ini sampai betul-betul 100%. sehingga dapat digunakan sepenuhnya yang menjadi tumpuan dan harapan masyarakat Kecamatan Tanjung Raja.


Dengan tuntasnya pengecoran blok angkur ini, diharapkan pengerjaan bentang jembatan dapat segera pula dilakukan, sehingga impian warga akan akses transportasi yang layak akan segera menjadi kenyataan. #(Pendim 0412/LU)






25 April 2026

Jalin Silaturahmi dengan Pangdam XXI/RI, Agenda Alumni Sekolah Xaverius Kotabumi Bertolak Menuju Bandar Lampung.

 

LAMPUNG UTARA– Semangat kekeluargaan terpancar dari wajah belasan alumni Sekolah Xaverius Kotabumi pada Sabtu pagi (25/4/2026). Tepat pukul 07.00 WIB, rombongan yang terdiri dari 18 orang ini resmi bertolak dari Kotabumi, Lampung Utara, menuju Kota Bandar Lampung untuk menghadiri agenda reuni akbar.


Bukan sekadar pertemuan biasa, momen ini menjadi istimewa karena rombongan dijadwalkan akan bersilaturahmi langsung dengan Pangdam XXI/Radin Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni tersebut.


Pengecekan ketat demi keamanan Sebelum keberangkatan, jajaran Kodim 0412/Lampung Utara melakukan monitoring dan pengecekan akhir di titik kumpul, Rumah Makan Sinar Minang, Kotabumi.


Pasi Pers Kodim 0412/LU, Kapten Inf Sugiono, didampingi Bati Log Serma Rudi Irawan, meninjau langsung kesiapan anggota reuni maupun kendaraan yang digunakan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar.


 "Kami memastikan seluruh rombongan dalam keadaan siap dan sarana transportasi yang digunakan memenuhi standar keamanan agar perjalanan menuju Bandar Lampung berjalan lancar," ujar Kapten Inf Sugiono di sela-sela pengecekan.


Rombongan yang dikoordinatori oleh Bapak Riko Budiyanto ini berangkat menggunakan satu unit bus wisata Aditama Putra Jaya dengan nomor polisi B 7082 NGA, yang dikemudikan oleh David Hermawan. Untuk menjamin keamanan selama di perjalanan, rombongan juga mendapatkan pengawalan resmi dari personel Provoost Kodim 0412/LU, Sertu Wahyu Hidayat.


Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang temu kangen lintas generasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara alumni Sekolah Xaverius dengan jajaran TNI, khususnya di wilayah Kodam XXI/Radin Inten. Selamat bernostalgia! #(Pendim 0412/LU).






21 April 2026

Uji Fisik Prajurit, Kodim 0412/LU Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Brigif TP 45/Sai Bhumi.

LAMPUNG UTARA– Dalam rangka memelihara kebugaran dan mengukur kesiapan tempur dan pembangunan teritorial personel, Kodim 0412/Lampung Utara menyelenggarakan kegiatan ketangkasan Jasmani Militer, Samapta "A" bagi Anggota Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 45/Sai Bhumi.


Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Gelora Paraduta, Jalan Pahlawan, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan ini dimulai sejak pukul 05.30 WIB pada Selasa (21/04/2026).


Kodim 0412/LU sendiri, bertindak langsung sebagai penyelenggara dalam pengambilan data awal fisik para prajurit Brigif TP itu.


Pasipers Kodim 0412/LU, Kapten Inf Sugiono mewakili Dandim Letkol Inf Roni Faturohman menjelaskan bahwa, uji ketangkasan fisik ini sangat penting, untuk mengukur serta memetakan sejauh mana perkembangan kemampuan individu disetiap anggota.


 "Selain itu, uji fisik ini bertujuan untuk mengasah kemampuan individu, ketangkasan naluri dalam mengambil keputusan. Hal ini akan berdampak langsung dilapangan. "Ini merupakan atensi khusus dari pimpinan Komando Atas agar prajurit Brigif TP selalu siap dalam menghadapi dinamika situasi saat ini maupun masa depan," ujar Kapten Inf Sugiono.


Ratusan prajurit mengikuti serangkaian pengujian tes fisik yang menguras tenaga namun tetap menjunjung tinggi disiplin.


Beberapa materi yang diambil nilainya meliputi, Pengukuran Tensi, (Samapta A) Lari 12 Menit, Full Up, Pus Up, Sit Up, hingga Shuttle Run.


Tidak berhenti di situ, rangkaian tes ini akan dilanjutkan dengan (Semapta B) uji ketangkasan " Renang " yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Rabu (22/04/2026).


Ketangkasan prajurit yang tangguh benar-benar diterapkan dalam penilaian ini. Dengan raga yang kuat dan fisik yang prima, diharapkan lahir prajurit- prajurit yang tangguh memiliki kedisiplinan  tinggi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.


Melalui pengambilan data awal yang akurat, Brigif TP 45/Sai Bhumi memastikan bahwa setiap personelnya memiliki standar kualifikasi fisik yang sesuai dengan tuntutan tugas pengamanan dan pembangunan teritorial di wilayah Lampung Utara.#(Pendim 0412/LU).









Dok.


 

19 April 2026

Proyeksi Jembatan Perintis Garuda, Koramil 412-07/ABB Segera Hubungkan Asa di Desa Pekurun,

 

LAMPUNG UTARA– Pada Minggu (19/04/2026) pagi, puluhan personel TNI dari Koramil 412-07/ABB Kodim 0412/LU bersama Brigif TP 45/Sai Bhumi bahu- membahu dengan warga Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan dalam aksi pembangunan "Jembatan Perintis Garuda".


Jembatan yang akan membentang di atas Sungai Way Arum ini merupakan tempat lalu lalang kehidupan yang akan menghubungkan dua desa di pelosok.


Membuka jalan menuju perubahan, Meski matahari baru saja naik, sekitar pukul 08.00 WIB, suasana di Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak Desa Pekurun sudah tampak riuh. Fokus utama kegiatan hari ini adalah pembenahan akses jalan yang becek menuju lokasi utama pembangunan jembatan gantung. " ujar Babinsa Pelda Azwar Ariansyah Koramil 412-07/ABB".


" Tanpa sekat, Babinsa, Anggota Brigif TP 45/SB dan warga dari Desa Pekurun dan Aji Kagungan bekerja memastikan jalan yang dilalui untuk membawa material dan mobilitas menuju titik pembangunan agar berjalan lancar".


Jembatan gantung ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan alam yang cukup beragam, terutama saat musim penghujan, Berikut adalah detail teknis jembatan tersebut:


Lokasi, Sungai Way Arum (Lubuk Lasak) Desa Pekurun, Bentang Panjang, 58 Meter (dengan lebar sungai 48 meter), Lebar Jembatan 1,2 Meter, Tantangan Alam, Kedalaman air sungai yang biasanya hanya 1 meter dapat melonjak drastis hingga 6 meter saat hujan deras mengguyur.


Jembatan ini adalah akses utama warga dari kedua Desa. Selama ini, hasil bumi sulit dikeluarkan dan anak-anak sekolahpun harus menempuh jarak lebih jauh. Kehadiran Bapak-bapak TNI memberi harapan baru bagi warga.


Dampak Nyata bagi Masyarakat, 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diproyeksikan akan membawa manfaat langsung bagi sedikitnya 500 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.200 jiwa dari kedua desa.


Bukan hanya soal mobilitas hasil bumi, jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses pendidikan, mempermudah siswa menuju sekolah tanpa harus memutar jauh, akses pemerintahan menjadi jalur terdekat bagi aparatur desa, khususnya yang bertempat tinggal di Dusun Ngantong. Sebagai urat nadi ekonomi, mempercepat distribusi hasil komoditi antar kecamatan (Kec. Abung Pekurun dan Kec. Abung Barat).


Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat. Dengan semangat "Membara", pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan selesai tepat pada waktunya, demi kesejahteraan masyarakat desa setempat untuk Lampung Utara yang lebih baik. #(Pendim 0412/LU).