19 April 2026

Proyeksi Jembatan Perintis Garuda, Koramil 412-07/ABB Segera Hubungkan Asa di Desa Pekurun,

 

LAMPUNG UTARA– Pada Minggu (19/04/2026) pagi, puluhan personel TNI dari Koramil 412-07/ABB Kodim 0412/LU bersama Brigif TP 45/Sai Bhumi bahu- membahu dengan warga Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan dalam aksi pembangunan "Jembatan Perintis Garuda".


Jembatan yang akan membentang di atas Sungai Way Arum ini merupakan tempat lalu lalang kehidupan yang akan menghubungkan dua desa di pelosok.


Membuka jalan menuju perubahan, Meski matahari baru saja naik, sekitar pukul 08.00 WIB, suasana di Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak Desa Pekurun sudah tampak riuh. Fokus utama kegiatan hari ini adalah pembenahan akses jalan yang becek menuju lokasi utama pembangunan jembatan gantung. " ujar Babinsa Pelda Azwar Ariansyah Koramil 412-07/ABB".


" Tanpa sekat, Babinsa, Anggota Brigif TP 45/SB dan warga dari Desa Pekurun dan Aji Kagungan bekerja memastikan jalan yang dilalui untuk membawa material dan mobilitas menuju titik pembangunan agar berjalan lancar".


Jembatan gantung ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan alam yang cukup beragam, terutama saat musim penghujan, Berikut adalah detail teknis jembatan tersebut:


Lokasi, Sungai Way Arum (Lubuk Lasak) Desa Pekurun, Bentang Panjang, 58 Meter (dengan lebar sungai 48 meter), Lebar Jembatan 1,2 Meter, Tantangan Alam, Kedalaman air sungai yang biasanya hanya 1 meter dapat melonjak drastis hingga 6 meter saat hujan deras mengguyur.


Jembatan ini adalah akses utama warga dari kedua Desa. Selama ini, hasil bumi sulit dikeluarkan dan anak-anak sekolahpun harus menempuh jarak lebih jauh. Kehadiran Bapak-bapak TNI memberi harapan baru bagi warga.


Dampak Nyata bagi Masyarakat, 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diproyeksikan akan membawa manfaat langsung bagi sedikitnya 500 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.200 jiwa dari kedua desa.


Bukan hanya soal mobilitas hasil bumi, jembatan ini memiliki peran strategis sebagai akses pendidikan, mempermudah siswa menuju sekolah tanpa harus memutar jauh, akses pemerintahan menjadi jalur terdekat bagi aparatur desa, khususnya yang bertempat tinggal di Dusun Ngantong. Sebagai urat nadi ekonomi, mempercepat distribusi hasil komoditi antar kecamatan (Kec. Abung Pekurun dan Kec. Abung Barat).


Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat. Dengan semangat "Membara", pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan selesai tepat pada waktunya, demi kesejahteraan masyarakat desa setempat untuk Lampung Utara yang lebih baik. #(Pendim 0412/LU).






Tidak ada komentar:

Posting Komentar