14 Juni 2026

Semangat Piala Dunia Satukan TNI dan Rakyat, Kodim 0412/LU Gelar Nobar Penuh Keakraban

 

LAMPUNG UTARA–Sorak gembira semangat dan suasana kebersamaan menggema di lingkungan Makoramil Jajaran Kodim 0412/LU, Prajurit TNI bersama masyarakat larut dalam kemeriahan Nonton Bareng (NOBAR) pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026. menciptakan momen hangat yang mempererat hubungan antara penjaga kedaulatan dan masyarakat.


Bukan sekadar menyaksikan laga sepak bola, kegiatan ini menjadi gambaran nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Dalam satu ruangan, tidak ada jarak antara prajurit dan warga. Semua menikmati pertandingan dengan penuh antusias, canda, dan semangat kebersamaan.


Kegiatan Nobar tersebut dihadiri anggota prajurit serta masyarakat sekitar yang Antusias. Suasana tertib dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya acara hingga pertandingan berakhir.


Pasi Ops Kodim 0412/LU Kapten Inf M. Latif menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komunikasi sosial TNI sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan nobar piala dunia siaran langsung ini, kita ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Kebersamaan adalah kunci kekuatan dalam menjaga persatuan dan keharmonisan,” ungkapnya.


Sorak dukungan para penonton menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan perbedaan. Di tengah gembira Piala Dunia, terselip harapan dan pesan kuat tentang persaudaraan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI akan tetap selalu bersama rakyat.


Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh sebagai pondasi kuat dalam menciptakan wilayah teritorialnya yang aman, damai, dan kondusif. " Terang Komandan ". #(Pendim 0412/LU)









12 Juni 2026

Bertaruh Nyawa, TNI dan Warga Seberanggi Sungai Pasang Seling Jembatan Gantung Perintis Garuda, Hubungkan Dua Desa Terisolir di Lampung Utara.

 

LAMPUNG UTARA — Semangat gotong royong membahana di tepian Sungai Way Arum. Puluhan personel TNI dari Koramil 412-07/ABB bersama prajurit Brigif TP/Sai Bhumi dan masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pemasangan tali seling baja pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Pekurun Kec. Abung Pekurun Kab. Lampung Utara, Jum'at, (12/06/2026).


Sejak pukul 08.00 WIB, mereka berkonsentrasi penuh melakukan pengerjaan fisik berupa penarikan dan pembentangan tali seling baja utama yang akan menjadi tempat bergantungnya kontruksi penahan beban lantai dan sebagai penopang mobilitas warga yang akan berlalu lalang di atas Jembatan. 


Bagi warga 2 desa, Pembangunan jembatan gantung ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh warga Desa Pekurun (khususnya Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak) dan Desa Aji Kagungan. Selama ini, bentangan Sungai Way Arum selebar 48 meter seringkali menjadi pembatas fisik yang menyulitkan aktivitas harian warga.


Kondisinya kian memprihatinkan saat musim penghujan tiba, kedalaman air sungai yang biasanya hanya 1 meter bisa melonjak drastis hingga ketinggian 6 meter akibat banjir dan arus yang sangat deras, kini, akses itu perlahan mulai membuahkan hasil.


Melalui Program Jembatan Perintis Garuda yang diinisiasi langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kini, Jembatan yang dinantikan itu,  masih dalam babak kontruksi esensial, yaitu pembentangan dan pemasangan tali seling besi baja.


Komandan Koramil 412-07/ABB, Kapten Inf Sugiono, yang memimpin langsung jalannya kontruksi di lapangan, menyampaikan bahwa proses penarikan seling baja dari titik tepi dekat ke titik tepi jauh ini membutuhkan ketelitian tingkat tinggi serta memperhitungan faktor keamanan yang matang.


"Medan di lapangan cukup menantang, namun dengan sinergi yang solid antara Babinsa, Brigif, serta dibantu langsung oleh warga masyarakat dari kedua desa, tahapan pembentangan seling ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," jelas Kapten Inf Sugiono di lokasi kegiatan.


Keberadaan Jembatan Perintis Garuda dengan panjang total mencapai 60 meter dan lebar 1,4 meter ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata. Bagi sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) atau mencakup lebih dari 1.200 jiwa di kawasan tersebut, jembatan gantung ini merupakan harapan baru bagi peningkatan taraf hidup warga. Sebab, kawasan ini merupakan jalur utama bagi masyarakat untuk mendistribusikan hasil bumi dan komoditas pertanian keluar wilayah.


Selain itu, jembatan ini juga menjadi jalur paling dekat dan aman bagi anak-anak sekolah menuju sarana pendidikan, serta akses vital bagi aparatur desa yang bertempat tinggal di daerah terpencil seperti Dusun Ngantong. Sebelum jembatan ini dibangun, warga terpaksa memutar arah dengan jarak tempuh yang jauh lebih lama atau nekat bertaruh nyawa menyeberangi sungai demi menjual hasil panen dan mendapatkan pelayanan publik.


Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan fisik pembentangan dan pemasangan tali seling baja jembatan terus dikebut bersama secara bergotong royong. Kolaborasi tanpa sekat antara TNI dan rakyat di pelosok Lampung Utara ini kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat tiada duanya, mampu menghadirkan solusi konkret bagi percepatan pembangunan wujud kesejahteraan bagi daerah-daerah pedalaman. #(Pendim 0412/LU).








11 Juni 2026

Babinsa Serka Bambang Irawan Hadiri Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 5 Kotabumi : Pendidikan sangat penting bagi masa depan Generasi.

 

Kotabumi Utara – Babinsa Koramil 412-04/KTB Kodim 0412/LU, Serka Bambang Irawan, menghadiri undangan acara pelepasan siswa dan siswi kelas IX SMP Negeri 5 Kotabumi. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis, 11 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Lapangan Sekolah SMPN 5 Kotabumi, Desa Margorejo, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Kotabumi Utara Apriyanto, S.E., Kepala Sekolah Lindawati Kalsum, S.Pd., Bhabinkamtibmas Aipda Ade Imam, Sekretaris Desa Margorejo, perwakilan komite sekolah, dewan guru, para wali murid, serta seluruh siswa-siswi kelas IX yang telah dinyatakan lulus.

 

Acara berjalan khidmat dan lancar, diawali dengan pembukaan, pembacaan do'a, penyanyian lagu Indonesia Raya, rangkaian sambutan, hingga puncak acara yaitu penyematan dan penyerahan medali, piagam penghargaan, serta ijazah kepada para siswa.

 

Dalam sambutannya, Serka Bambang Irawan menyampaikan harapan dan semangat kepada para lulusan. “Saya berpesan agar adik-adik lebih giat belajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Kepada orang tua dan wali murid, teruslah berikan dukungan dan motivasi. Jangan berhenti belajar, karena pendidikan sangat penting bagi masa depan generasi sekarang dan mendatang,” ujarnya.

 

Kegiatan pelepasan berakhir dalam suasana aman, tertib, dan penuh haru.


Kehadiran Babinsa Koramil 412-04/KTB Kodim 0412/LU dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI untuk terus menjalin komunikasi sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat, termasuk dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah binaannya.


(Pendim0412/LU)






Tiang Pylon Jembatan Garuda Pekurun Kebut Pemasangan, TNI dan Warga Gotong royong Kejar Progres

 

Abung Pekurun – Personel Tim Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Koramil 412-07/ABB Kodim 0412/LU kembali kebut Pemasangan tiang penyangga utama atau tiang pylon untuk pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, telah dimulai pada hari Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, melibatkan unsur TNI dan masyarakat secara gotong royong.

 

Pembangunan jembatan gantung ini dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 412-07/ABB, Kapten Inf Sugiono, didampingi oleh dua orang Babinsa dan sepuluh anggota Brigif TP 45/SB. Secara antusias, warga dari Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan masing-masing berjumlah lima orang turut bergabung dalam kerja bakti guna mempercepat penyelesaian proyek tersebut.

 

Jembatan ini dibangun melintasi Sungai Way Arum dengan lebar aliran air mencapai 48 meter. Spesifikasi teknis jembatan memiliki panjang 60 meter dan lebar 1,4 meter. Kedalaman air sungai bervariasi, yaitu sekitar 1 meter saat musim kemarau dan dapat mencapai 6 meter saat hujan lebat.

 

Nantinya, Jembatan Garuda akan menjadi penghubung utama antara Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan. Sebagai akses vital, jembatan ini sangat dibutuhkan oleh sekitar 500 kepala keluarga atau setara dengan 1.200 jiwa penduduk di kedua wilayah tersebut.

 

Dalam kesempatannya, Danramil Kapten Inf Sugiono menyampaikan, Jembatan ini berfungsi sebagai jalur terdekat untuk mengangkut hasil bumi, menunjang akses pendidikan, serta memudahkan mobilitas aparatur desa dan warga sehari-hari antar wilayah Kecamatan Abung Pekurun dan Kecamatan Aji Kagungan," tuturnya.


"Semangat kebersamaan yang terlihat jelas dalam kegiatan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat demi kemajuan daerah," jelas Danramil.


Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, keberadaan jembatan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan konektivitas wilayah Kecamatan Abung Pekurun dan sekitarnya.


(Pendim0412/LU)