LAMPUNG UTARA – Asa warga masyarakat di Kecamatan Tanjung Raja untuk memiliki akses penghubung yang kokoh kini tinggal selangkah lagi. Memasuki tahap akhir dengan progres fantastis mencapai 90%, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Tulung Balak, Kabupaten Lampung Utara, terus dikebut. Sabtu (30/05/2026).
Jembatan yang digagas langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, ini membelah Sungai Way Arum dan menjadi simbol baru konektivitas dan mobilitas serta kemajuan ekonomi warga setempat.
Saat ini, pengerjaan di lapangan berfokus pada fase sentuhan akhir Para pekerja tengah melakukan perapian, penambahan baut penguat pada struktur lantai papan kayu tebal, serta pengecoran jalur semen di dekat tiang pilar (vilon) dan tiang penyangga tali seling baja.
Uniknya, jembatan ini tampil sangat ikonik. balutan warna cat khusus "Merah Putih" menghiasi seluruh tiang vilon hingga pagar besi pengaman disisi kiri dan kanan. Pemandangan ini memberikan kesan megah, patriotik, sekaligus estetik di tengah lanskap alam Indonesia.
"Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang digagas oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk yang berada di kawasan Sungai Way Arum Desa Tulung Balak ini, telah mencapai progres 90%," ujar Danramil 412-10/TJR, Kapten Arm Santoso, saat kontrol.
Keberhasilan progres yang masif ini tidak lepas dari gotong royong "bahu- membahu" yang nyata di lapangan. Anggota TNI dan masyarakat setempat melebur menjadi satu tanpa sekat, menyelesaikan tahapan demi tahapan demi mencapai target 100%.
Di lokasi tampak hadir jalannya pengerjaan, Kapten Arm Santoso (Danramil 412-10/TJR) beserta jajaran Babinsa, personel dari Brigif TP 45/Sai Bhumi, warga dari Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin yang senantiasa bersama Prajurit dilapangan.
"Kami tidak akan kendor. TNI bersama masyarakat akan terus melakukan penguatan struktur jembatan ini hingga rampung total 100% dan siap diresmikan," tegas Kapten Arm Santoso dengan nada optimis.
Dengan segera rampungnya Jembatan Perintis Garuda, urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi warga dua desa di Tanjung Raja dipastikan akan bergerak lebih cepat, aman, dan efisien. Sebuah mahakarya gotong royong yang siap menghubungkan masa depan negeri ."ungkap Kapten".#(Pendim 0412/LU).
![]() |
![]() |











Tidak ada komentar:
Posting Komentar