02 Juni 2026

Satgas Pembersihan Gulma, Kodim 0412/LU dan Brigif TP 45/SB Bersihkan Bendungan Way Rarem dari Eceng Gondok

 

Lampung Utara – Satuan Tugas Pembersihan Gulma, Kodim 0412/LU dan Brigif TP 45/SB melaksanakan pembersihan dan pengangkatan Gulma Enceng Gondok di Bendungan Way Rarem Desa Pekurun Kec. Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara. Selasa, 02 Juni 2026.


Kasdim Mayor Cpm Aris Setia Hadi, Camat Abung Pekurun Bapak Darwis Setia Budi, S.E.,M.M, Danramil 412-07/ABB Kapten Inf Sugiono beserta Jajaran Babinsa, 82 Brigif TP 45/SB, KUPB Way Rarem Bapak Salkodrat, Karyawan UPI Way Rarem dan Masyarakat turut serta dalam kegiatan di lokasi pembersihan dan pengangkatan gulma eceng gondok di Bendungan Way Rarem.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama TNI khususnya Satgas Gulma dan Pemerintah Daerah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan melindungi infrastruktur vital yang memiliki manfaat sebagai pengendali banjir dan Pariwisata serta Pengairan Irigasi yang digunakan pada Sektor Perkebunan, Pertanian Perikanan bagi Masyarakat.


Lokasi Bendungan di Desa Abung Pekurun Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara, Dengan koordinat 4.55'38"S104.47'14"E, Registasi 2019840077 Tahun 1981 memiliki panjang bendungan 1.600 Meter, Luas DTA 328 Km², Lebar Puncak 8.00 M, Panjang Puncak 2.202 M, tinggi bendungan 32 M dan luas genangan bendungan 881,89 Ha, luas fungsi Irigasi 9.967,25 Ha. Dikerahkan sekitar 82 Orang personel dari Brigif TP 45/SB dan Jajaran Babinsa Koramil 412-07/ABB, dibantu dengan Alat Berat, sukarelawan dari warga setempat, dalam membersihkan dan mengangkut Eceng gondok yang ada di Bendungan Way Rarem.


Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0412/LU, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan juga simbol nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan untuk kepentingan bersama.


“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen kita semua untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.


Menurutnya, Bendungan Way Rarem bukan hanya sumber air, tetapi juga sumber ekonomi, pariwisata, dan budaya yang harus dijaga bersama, pertumbuhan eceng gondok yang masif di Bendungan Way Rarem telah berdampak negatif terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar.


“Jika tidak ditangani dengan serius, hal ini dapat mengganggu aktivitas perikanan, menurunkan kualitas air, dan memicu banjir akibat pendangkalan serta penyumbatan aliran air,” tambah Kasdim.


Kegiatan ini membuktikan bahwa kepedulian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, melainkan tugas bersama dari seluruh elemen masyarakat.


Hari ini, Bendungan Way Rarem mulai bernafas lega. Namun, pertanyaannya adalah : Akankah kita membiarkannya kembali tenggelam dalam gulma di masa depan?#(Pendim0412/LU)















Jembatan Perintis Garuda Kodim 0412/LU di Desa Tulung Balak Masuki Tahap Finishing.

 

LAMPUNG UTARA– Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Sungai Way Arum Desa Tulung Balak Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara, kini telah memasuki babak akhir. Setelah melewati beberapa pekan pada progres sebelumnya, proyek infrastruktur yang dinantikan warga ini kini resmi memasuki tahap finishing untuk menuju rampung 100%. Selasa, 02/06/2026.


Berdasarkan pantauan di lokasi, fokus pengerjaan saat ini diarahkan pada aspek estetika dan kerapian infrastruktur. para TNI dan warga di lapangan tengah dikejar target untuk menyelesaikan dua agenda utama yakni, perapian struktur jembatan, membersihkan sisa-sisa material konstruksi, memastikan seluruh detail fisik jembatan aman serta kokoh untuk digunakan.


Komandan Kodim 0412/Lampung Utara Letkol Inf Roni Faturohman menegaskan bahwa selain percepatan penyelesaian, kualitas bangunan tetap menjadi perhatian utama dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda.


“Kami menekankan kepada seluruh personel dan pelaksana di lapangan agar kualitas bangunan benar-benar dijaga. Jembatan ini bukan hanya selesai dibangun, tetapi harus kuat, aman dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Komandan".


Sementara itu, Danramil 412-10/Tanjung Raja Kapten Arm Santoso menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen masyarakat bergotong royong dalam membantu membuka akses penghubung yang lebih layak bagi warga Desa Tulung Balak dan warga Desa Tanjung Beringin 


“Memasuki tahap finishing ini menjadi tanda bahwa akhir pembangunan jembatan sudah hampir selesai. Kami berharap keberadaan jembatan nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar aktivitas sehari-hari dan mendukung pertumbuhan ekonomi warga,” ujarnya.


Terlihat para anggota Koramil 412-10/TJR dan Brigif TP 45/Sai Bhumi serta Masyarakat kompak bekerja pada seluruh sisi jembatan dan membersihkan kiri kanan jalan. guna memberikan tampilan Iconik yang segar sekaligus melindungi material jembatan dari korosi dan cuaca.


Dengan progres yang sudah di depan mata ini, kini masyarakat Kecamatan Tanjung Raja menyambutnya dengan penuh antusias. Jika seluruh proses finishing ini selesai, jembatan akan segera siap diuji coba dan diresmikan dalam waktu dekat.


Dengan begitu Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh antarwilayah secara signifikan dan mendongkrak roda perekonomian lokal secara berkelanjutan. dan diharapkan kepada warga dapat memeliharanya dengan baik. Pungkasnya" #(Pendim 0412/LU).




















01 Juni 2026

Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman selaku IRUP Memperingati Hari Lahir Pancasila 2026.

 

LAMPUNG UTARA– Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman bersama Forkopimda sukses menyelenggarakan memperingati hari lahir Pancasila, dengan melaksanakan upacara bendera tahun 2026. Kegiatan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian" ini dipusatkan di halaman Kantor Pemda Kabupaten Lampung Utara, Jalan Jenderal Sudirman No. 01, Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi, Senin pagi (01/06/2026).


Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara Letkol Inf Roni Fathurahman, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Sementara itu, jabatan Perwira Upacara diamanahkan kepada Kapten Inf Sugiono, dan Komandan Upacara dipimpin oleh Lettu Cke Rudi Hartono.


Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Roni Fathurahman membacakan pidato resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Pesan utama yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, gotong royong, dan menjadikan Pancasila sebagai jangkar perdamaian di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.


Prosesi pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan dengan mulus tanpa hambatan oleh anggota Paskibraka, yakni Rafli Alfat Widanata, Samsul Bahri, dan Lintang Adrian. Sementara itu, pembacaan teks UUD 1945 dibawakan oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Utara, Cerly Yusrizal, S.E., M.M., dan doa penutup dipimpin oleh Aprizandi, S.I.P., M.Kom.


Upacara ini dihadiri juga oleh deretan tokoh penting Kabupaten Lampung Utara, di antaranya, para Forkopimda dan Jajarannya, para kadis, dan tokoh penting lainnya.


Seluruh rangkaian upacara memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 di Lampung Utara ini berjala mulus dengan penuh kedisiplinan, lancar, tertib, dan berakhir dalam situasi yang aman kondusif diakhiri dengan sesi foto bersama. #(Pendim 0412/LU).

31 Mei 2026

Hampir Rampung! Jembatan Perintis Garuda Desa Tulung Balak Masuki Tahap Finishing 100%.

 

LAMPUNG UTARA– Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Sungai Way Arum Desa Tulung Balak Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara, kini telah memasuki babak akhir. Setelah melewati beberapa babak krusial pada progres sebelumnya, proyek infrastruktur yang dinantikan warga ini kini resmi memasuki tahap finishing untuk menuju rampung 100%. Minggu, 31/05/2026.


Berdasarkan pantauan di lokasi, fokus pengerjaan saat ini diarahkan pada aspek estetika dan kerapian infrastruktur. Para pekerja di lapangan tengah dikejar target untuk menyelesaikan dua agenda utama yakni, perapian dan pengecetan struktur jembatan, membersihkan sisa-sisa material konstruksi setelah pemasangan pagar kawat dan memastikan seluruh detail fisik jembatan aman serta kokoh untuk digunakan.


Pengecatan Keliling, Para anggota Koramil 412-10/TJR dan Brigif TP 45/Sai Bhumi serta Masyarakat kompak bekerja Pemberian warna Cat Merah Putih pada seluruh sisi jembatan guna memberikan tampilan Iconik yang segar sekaligus melindungi material jembatan dari korosi dan cuaca.


Jembatan Perintis Garuda ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga yang menghubungkan Desa Tulung Balak, dan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Raja, baik untuk akses transportasi harian maupun kelancaran distribusi hasil pertanian.


Dengan progres yang sudah di depan mata ini, kini masyarakat Tanjung Raja menyambutnya dengan penuh antusias. Jika seluruh proses finishing ini selesai, jembatan akan segera siap diuji coba dan diresmikan dalam waktu dekat.


Danramil 412-10/TJR Kapten Arm Santoso menyatakan, Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh antarwilayah secara signifikan dan mendongkrak roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.


Semoga Jembatan Perintis Garuda ini dapat bermanfaat bagi orang banyak dan warga masyarakat Tanjung Raja dapat memeliharanya dengan baik bila telah rampung sepenuhnya." terang Danramil " #(Pendim 0412/LU).