16 Mei 2026

Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman dan Kasdim hadiri Vicon bersama Presiden RI di dua tempat berbeda.

 

LAMPUNG UTARA– Komitmen pemerintah pusat dalam membangun kemandirian ekonomi dari lini paling bawah resmi dimulai. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan langsung operasionalisasi 1.061 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia secara virtual pada Sabtu (16/05/2026).


Langkah strategis nasional ini mendapat pengawalan ketat dan dukungan penuh dari jajaran TNI, termasuk salah satunya Kodim 0412/Lampung Utara, yang menghadiri jalannya peresmian dari dua wilayah strategis sekaligus, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan Kabupaten Lampung Utara.


Di wilayah Kabupaten Tubaba, Komandan Kodim (Dandim) 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, hadir langsung di Gedung KDKMP Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Kehadiran Dandim bersama jajaran Forkopimda Tubaba, aparatur Kecamatan/Desa, serta tokoh masyarakat setempat menjadi bukti nyata sinergi TNI dalam mendukung program penguatan ekonomi berbasis desa.


Sementara itu, di waktu yang bersamaan, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0412/Lampung Utara, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, juga mengikuti jalannya Video Conference (Vicon) di Gedung KDKMP Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara. Jalannya acara di lokasi ini turut dihadiri oleh Asisten 1 Setdakab Lampung Utara Mat Soleh, M.Pd., perwakilan Polres dan Kejari, kepala dinas terkait, hingga tokoh pemuda dan masyarakat setempat.


Dalam arahan tegasnya RI 1, melalui Zoom Meeting, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa KDKMP bukan sekadar koperasi biasa, melainkan strategi nasional untuk memperkuat kedaulatan pangan dan mencapai kemandirian ekonomi yang dimulai dari desa. "Mandiri Secara Ekonomi, Berdaulat Secara Pangan". tegas Presiden ".


 "Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi. Koperasi harus menjadi instrumen untuk menyejahterakan rakyat dan menjamin kehidupan yang layak langsung dari desa," sambung Presiden Prabowo.


Tidak tanggung-tanggung, KDKMP ini dirancang modern dengan fasilitas pendukung yang konkret di lapangan, mulai dari gudang penyimpanan, cold storage, gerai distribusi, hingga alat pengering hasil produksi. Guna menjaga transparansi dan akuntabilitas, sistem pengelolaannya sudah berbasis digital lewat Sistem Informasi Manajemen (SIM COPDES) dengan melibatkan generasi muda setempat sebagai motor penggeraknya.


Menanggapi peluncuran besar- besaran ini, Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman menyatakan bahwa TNI (Kodim 0412/LU) siap memastikan program ini berjalan sukses di tingkat daerah. Kehadiran KDKMP diharapkan dapat mampu menyalakan geliat ekonomi produktif masyarakat, khususnya di Tulang Bawang Barat dan Lampung Utara.


Senada dengan hal tersebut, peluncuran ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi koperasi-koperasi untuk terus berkembang dan berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur serta kesejahteraan desa.


Meski dilaksanakan secara virtual dari tempat berbeda, antusiasme partisipan, puluhan anggota koperasi dan warga yang hadir di kedua lokasi tetap tinggi. Seluruh rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 11.15 WIB ini berjalan dengan aman dan lancar, hingga ditutup dengan sesi foto bersama pada pukul 12.38 WIB. #(Pendim 0412/LU)






















12 Mei 2026

Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang Tinjau Kesiapan Prajurit dan Proyek Infrastruktur di Lampung Utara.

 

Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang Tinjau Kesiapan Prajurit dan Proyek Infrastruktur di Lampung Utara, Dandim dan Kasdim turut Dampingi ditempat yang berbeda.


LAMPUNG UTARA– Inspektur Kodam (Irdam) XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja perdana di wilayah Kodim 0412/Lampung Utara untuk mengecek kesiapan personel dan meninjau sejumlah proyek pembangunan strategis, Selasa (12/05/2026).


Kunjungan diawali dengan mendatangi personel Brigif TP 45/Sai Bhumi yang bermarkas di Marseling Area, Lingkungan Yayasan Masjid Raya Shuhada, Kel. Kota Alam, Kec. Kotabumi Selatan Kab. Lampung Utara.


Kedatangan Irdam disambut hangat oleh Kasdim 0412/LU, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, mewakili Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman. Dalam pengecekan tersebut, Brigjen TNI Enjang meninjau langsung kelayakan fasilitas rutin harian prajurit, meliputi sarana tempat tidur, sarana memasak, hingga fasilitas MCK.


Penyambutan juga diwarnai dengan atraksi yel-yel penuh semangat dan dialog singkat antara Irdam dengan para prajurit.


Dalam arahannya, Irdam XXI/Radin Inten memberikan instruksi tegas kepada seluruh anggota Brigif agar senantiasa menjaga kedisiplinan dan menjunjung tinggi norma kepatutan selama bertugas di wilayah teritorial. "Anggota harus tetap jaga kedisiplinan. Hindari pelanggaran sekecil apa pun, terutama Narkoba, Judi Online, dan Asusila. Jaga nama baik kesatuan, Individu dan keluarga di mana pun kalian berada," tegas Brigjen TNI Enjang.


Usai melakukan pengecekan personel Brigif, Irdam melanjutkan rangkaian kunjungan ke wilayah Bendungan UPI Way Rarem, Kecamatan Abung Pekurun, untuk meninjau Kesiapan Satgas Gulma yang didampingi oleh Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman dan anggotanya, dilanjutkan meninjau progres pengerjaan infrastruktur jembatan gantung yang menjadi akses krusial bagi warga, yakni, Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Pekurun Kecamatan Abung Pekurun dan Jembatan Gantung di Desa Tulung Balak Kecamatan Tanjung Raja.


Selain bertatap muka langsung dengan Prajurit, peninjauan ini juga bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Lampung Utara dalam mendukung aktivitas transportasi dan ekonomi yang tepat guna! #(Pendim 0412/LU)



































29 April 2026

Pengecoran Blok Angkur Jembatan Perintis Garuda Tulung Balak Masuki Tahap Vital.

LAMPUNG UTARA– Sinergi antara TNI dan masyarakat di pedalaman Tanjung Raja kian solid. Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja terus memacu progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah proyek infrastruktur strategis yang berada kawasan sungai Way Arum antara Desa Tulung Balak dan Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Raja.


Pada Rabu (29/04/2026), proyek ini memasuki fase teknis yang sangat esensial, yakni melanjutkan pengecoran blok beton Angkur. Tahap ini menjadi titik penentu kekuatan struktur jembatan gantung tersebut ke depan. 'ujar Babinsa Sertu Johansyah saat dilokasi".


Pantauan di lokasi sejak pukul 08.00 WIB menunjukkan aktivitas gotong royong yang intens di bantaran Sungai Way Arum terus dilakukan. Sebanyak lima personel Koramil 412-10/TJR berkolaborasi dengan masyarakat bergotong royong tampak kental saat para prajurit bahu- membahu bersama puluhan warga dari dua desa itu.


" Pengecoran blok angkur ini dilakukan dengan standar ketelitian yang tinggi. Blok ini berfungsi sebagai "Jangkar" utama penopang yang akan menahan beban tarik seluruh struktur jembatan ".


Kekuatan beton menjadi perhatian utama mengingat karakteristik Sungai Way Arum yang kental dengan keekstremannya, saat debit air melonjak dari kedalaman normal 2 meter hingga mencapai 6 meter saat cuaca buruk melanda kawasan hulu.


Bagi sekitar 270 Kepala Keluarga atau 450 jiwa penduduk di wilayah tersebut. Selama ini, keterbatasan akses infrastruktur menjadi kendala utama bagi mobilitas warga dalam aktivitas ekonomi maupun sosial.

Keterlibatan aktif personel Koramil dalam proyek ini merupakan implementasi nyata dari fungsi teritorial TNI sebagai motor penggerak pembangunan di daerah terpencil.


Kehadiran mereka tidak hanya memberikan fungsinya, tetapi juga menyelesaikan proyek ini sampai betul-betul 100%. sehingga dapat digunakan sepenuhnya yang menjadi tumpuan dan harapan masyarakat Kecamatan Tanjung Raja.


Dengan tuntasnya pengecoran blok angkur ini, diharapkan pengerjaan bentang jembatan dapat segera pula dilakukan, sehingga impian warga akan akses transportasi yang layak akan segera menjadi kenyataan. #(Pendim 0412/LU)